Tulisan Terbaru

TULISLAH ITU DI ATAS PASIR


Sakit hati! Tak seorang pun yang bisa luput darinya. Walau perasaan ini sangat sulit diungkapkan, namun sakit hati bisa berakibat amarah, pedih, sedih, bahkan dendam bagi yang mengalaminya.

Ketika seseorang tersakiti, kadang sangat sulit baginya untuk memaafkan orang yang melakukannya.

Pun demikian, masih banyak yang mampu menahan diri dan menerima rasa sakit hati itu dengan lapang dada walau perasaan sudah sempat ‘terkoyak’ seperti cerita dua sahabat berikut yang salah satunya tetap mampu menahan sakit hati atas perbuatan sahabat dekatnya.
--------
Dua sahabat sedang berjalan melalui gurun pasir. Mereka saling bercanda dan  tertawa yang menggambarkan bagaimana mereka saling memahami dan mengerti.

Tanpa lelah dan haus, mereka terus menelusuri keringnya gurun dan berdiskusi tentang apa saja. Tetapi entah kenapa, mereka tiba-tiba beda pendapat dan bertengkar adu mulut. Saat pertengkaran itu, salah satu temannya menampar wajah teman yang satu lagi. Teman yang mendapat tamparan itu hanya diam dan tidak mengucapkan sepatah kata pun. Ia hanya menuliskan di atas pasir di gurun itu dengan kalimat “Hari ini teman terbaikku menampar wajahku.”

Mereka terus berjalan sampai mereka menemukan sebuah oasis. Disana mereka memutuskan untuk mandi. Namun tiba-tiba teman yang ditampar tadi terjebak dalam lumpur dan tubuhnya mulai tenggelam dan semakin terperosok dalam lumpur. Melihat kejadian itu, temannya yang menampar tadi tanpa pikir panjang langsung menolong dan berhasil menyelamatkan nyawa temannya dari isapan lumpur.

Setelah nyawanya berhasil diselamatkan, teman tadi pun menulis di atas sebuah batu  "Hari ini teman terbaikku menyelamatkan hidupku.”

Teman yang telah menampar dan menyelamatkan sahabatnya bertanya kepadanya, "Setelah aku menyakitimu, kamu menulisnya di pasir, tapi sekarang saat aku menyelamatkanmu, kamu menulisnya di atas batu, kenapa?"

Teman yang ditampar tadi menjawab, "Ketika seseorang menyakitimu, tuliskanlah itu di pasir, agar angin pengampunan dapat menghapusnya dari pandangan. Tapi, ketika seseorang melakukan sesuatu yang baik bagimu, ukirlah itu di batu dimana angin tidak akan pernah dapat menghapusnya dan selalu bisa dikenang."

WRITE YOUR HURTS IN THE SAND, AND FORGET THEM. 
BUT CARVE YOUR BENEFITS IN STONE, TO BE REMEMBERED

image: http://stockfresh.com



No comments:

Blog Archive