Tulisan Terbaru

MARIA MERCEDES

“Sudah tiga tahun usaha saya berjalan di tempat.” Ucap seorang teman yang hobby banget melukis. Saya Tanya dia, “ Kamu buka usaha apa?” “Jual hasil lukisanku dong. ” Tandasnya. Saya Tanya lagi, “ Masalahnya kenapa sampe jalan di tempat.?” Dia jawab lagi, “ Tidak ada pembeli.” Saya lanjut bertanya, “Kamu jualan di mana?” “Di depan sekolah,” Jawabnya. “Masa di depan sekolah?” “ Apakah orang-orang di sini suka dengan lukisan kamu, sobat?” “ Lukisanku kan bagus- bagus dan harganya terjangkau.“ Sahutnya.

Dengan tersenyum,saya menepuk pundaknya, dan berkata “ Apa yang kamu suka itu belum tentu disukai orang-orang di sini “. Diapun terdiam.

Tidak bisa dipungkiri, hasil karya lukisan teman itu sebenarnya sungguh bagus dengan gaya dan aliran naturalisnya yang menonjolkan sisi alam, tapi sayangnya dia berjualan di depan sekolah yang pembelinya rata-rata anak sekolah yang masih suka jajanan bakso dan es campur. Sebaliknya teman dia sesama pedagang di tempat yang sama, selalu banyak dikerumuni anak sekolah dengan produk accessories dan fasilitas download lagu-lagu HP.

Cerita di atas adalah sebuah contoh penjualan produk yang tidak sesuai dengan selera pasar.

Dalam ilmu jual-menjual ternyata apa yang kita sukai belum tentu disukai oleh konsumen ( pasar ). Sebagus apapun produk, kalau tidak jeli dengan selera pasar akan berjalan lambat seperti yang dialami teman tadi. Sama seperti rokok putih produk luar dengan rokok kretek produk dalam negeri, karena cita rasa dan selera pasar, rokok kretek selalu lebih unggul in our country.

Oh ya masih ingatkan serial Opera Sabun “ Maria Mercedes” . Dari segi mutu pengolahan dunia perfilm-an sebenarnya sih masih biasa-biasa, entah kenapalah acara itu selalu dinantikan Ibu-ibu, remaja putri, hingga Bapak-bapak. Padahal pemilik atau pegawai TV yang menayangkannya belum tentu menyukainya bukan ? Tetapi karena kejelian melihat selera pasar, akhirnya Mbak “Thalia” Maria Mercedes laris manis.

Jadi sekali lagi, biar dunia jual-menjual laris manis, " Jelilah melihat selera pasar"

Kalau saya sih menyarankan sebelum terjun dalam dunia usaha atau dunia jual-menjual, lakukan terlebih dahulu “OPEC” ( ganti C menjadi K)

O : Observasi ( Lakukan Pengamatan atau Pajero = pantau jarak jaoh)
P : Pengumpulan Data ( Kumpulkan data yang diperlukan)
E : Eksperimen ( lakukan uji coba)
K : Kesimpulan ( apakah sesuai selera pasar or not )

Best regards,
Piter M.S,S.Si
Visit me more

5 comments:

Budiawan Hutasoit said...

yup betul...
sekedar menambahi.. perlu juga unsur 5P..
Praise, Product, Place, Price and Promotion..
wuihhh..kayak jago kali-lah aku..hehehe

harry said...

melihat gambarnya aku teringat akan nostalghia dulu, semua tempoat dihiasi oleh sinetron brazil ini

NYoMaN said...

iya iya Maria Mercedes jadi favorit sedangkan sinetron lokal malah jadi kontroverso :P

ada ada aja nih OPEK & Pajero nya ada rumusnya juga ya hehe :D ditunggu lagi tips tips nya ya :)

funny humor said...

saya setuju...kita kalo memasarkan barang memang harus liat2 dulu targetnya...

ipanks said...

hehehehe rumusnya manjur juga yap om...:D peacee

Blog Archive