Tulisan Terbaru

Showing posts with label kenangan indah. Show all posts
Showing posts with label kenangan indah. Show all posts

Yakinlah, Semuanya Akan Baik-Baik Saja.



PieterSilitonga - Setiap tahun ada 365 hari selalu kita lalui. Tentunya hari-hari itu tidak selalu kita jalani dengan mulus. Ada rintangan kecil hingga besar, ada juga aneka macam penghambat yang datangnya tidak terduga yang mengakibatkan karir, pekerjaan, dan semua aktivitas terhambat. Bahkan duka cita yang sangat dalam tidak jarang hadir di tengah-tengah kita.

Dengan semua keadaan itu kita sering mengeluh bahkan menyerah apalagi saat rintangan itu semakin berat. Kita sering melihat peristiwa di sekitar dan berita, banyak yang mengorbankan diri dan memilih untuk meninggalkan dunia ini  karena tidak tahan akan derita yang dialami.

Namun demikian, masih sangat banyak  diantara kita yang mampu bertahan dan dengan yakin dapat mengatasi segala rintangan walau harus dengan susah payah.

Pembaca pasti setuju kalau hal yang paling kita syukuri adalah ketika kita sudah sampai dihidup seperti sekarang ini. Ada diantara kita yang sudah berusia 40 tahunan, 50 tahunan, 60, hingga 90 tahunan. Tidak terbayangkan sudah berapa banyak rintangan dan hambatan yang telah kita lalui. Hari demi hari, bulan demi bulan hingga tahun demi tahun kita mampu lalui hingga bisa diusia sekarang. Semua ini tentunya bukan karena kekuatan diri semata. Namun karena ada orang lain tempat berbagi, bertanya dan berdiskusi. Bahkan yang paling utama adalah karena kita adalah milik Tuhan Maha Pencipta yang selalu menjaga dan memelihara. 

Kadang banyak diantara kita selalu merenung dan menganggap hidup itu selalu aneh. Ada yang mengutuk langit dan bumi atas segala yang dialaminya. Ada pula yang merasa hidup ini tidak adil karena kondisi kehidupannya tidak seberkelimpahan orang lain. Ada juga yang merasa mengapa bergaji kecil padahal sudah lama bekerja dan mengabdi di perusahaan tempat ia bekerja.

Ya..! Begitulah hidup. Tidak ada yang kekal dan sempurna. 

Sesungguhnya, saat kita sadar bahwa kondisi hidup tidak memberikan kenyamanan dan selalu didera masalah, kita tidak perlu berlarut-larut dan merenunginya hingga menimbulkan masalah baru. Setiap orang punya masalah. Sekarang masalah itu sudah terjadi. Inilah saat yang tepat untuk bisa berbagi. Berbagi dengan berdoa, berbagi dengan kerabat, berbagi dengan orang yang disayangi, dan berbagi dengan orang yang dipercaya. Cintailah hidup. Yakinlah semuanya akan baik-baik saja.

image: www.hdwallpapersplus.com

email: piter_centre{at}yahoo.com

PERPISAHAN

Seperti biasa, setiap bangun pagi saya selalu memutar radio jadul kesayanganku. Demikian dengan pagi ini, tidak tahu  di frekwensi berapa, tiba-tiba saja  lagu Terlalu Manis dari group Slank  yang hit di era 80-90an nongol.

Karena cuaca pagi ini sangat cerah, gelombang radiopun tidak berisik, lagu inipun  terdengar begitu jernih. Saya biarkan saja lagu ini mengiang di telingaku hingga selesai.

Satu hal menarik yang kusimak selama untaian  lagu ini adalah liryknya pada bait terakhir “Terlalu manis untuk dilupakan Kenangan yang indah bersamamu tinggalah mimpi.” Dari liryk lagu tersebut  sudah pasti  sebuah kisah berakhir dengan perpisahan.

Yang namanya perpisahan pasti  dialami setiap makhluk. Perpisahan adalah akibat dari adanya pertemuan. Efek dari Perpisahan sering  sangat menyakitkan. Seseorang bisa  menjadi putus asa, menghayal, merenung, pesimis  dan “merasa” tidak mempunyai arah  dalam menjalani hidup ketika menghadapi  yang namanya perpisahan. Segala canda,tawa,ceria,dan momen terindah yang pernah terjadi hanya tinggal kenangan  yang tidak akan pernah terulang lagi.

Sebaliknya,perpisahan bisa memacu seseorang untuk semakin tabah, memiliki semangat baru dan  menyadari bahwa perpisahan itu adalah kodrat alam. Perpisahan baginya hanya menunggu waktu dan merupakan sebuah proses perjalanan hidup yang siap dilalui.

Perpisahan bukanlah akhir dari segalanya. Bisa jadi perpisahan adalah awal dari sesuatu. Ketika perpisahan datang, kita hanya bisa berusaha berbuat yang terbaik, dan berusaha menjaga apa yang tersisa dari yang kita miliki.

Biasanya seseorang yang menganggap perpisahan itu adalah hal yang lumrah, dia akan siap menyambut   kehadirannnya kapan dan dimanapun. Dengan selalu berkarya, bersyukur, dan optimis seseorang akan mampu mempersiapkan diri menyambut perpisahan itu.

Blog Archive