Tulisan Terbaru

Showing posts with label International Journal of Obesity. Show all posts
Showing posts with label International Journal of Obesity. Show all posts

Jadwal PIALA DUNIA 2014 Brazil


Pertandingan seru 24 tim-tim besar Sepakbola Dunia tinggal menunggu hari. Momen besar Piala Dunia 2014 Brazil atau FIFA WORLD CUP BRASIL 2014 akan segera digelar tanggal 13 Juni 2014 ini. Momen besar ini tentunya sudah ditunggu-tunggu seluruh masyarakat dunia. Mereka sudah mulai berbondong-bondong dari berbagai penjuru memasuki Brazil untuk menyaksikan dari dekat kesebelasannya. 

Bagi yang memilih menonton di rumah, tentunya sudah mempersiapkan segala perangkat multimedia agar bisa menikmati suguhan FIFA  WORLD CUP BRASIL 2014 dengan mantap. 

Semoga Piala Dunia 2014 melahirkan bintang-bintang dunia dan pertandingannya penuh fair play.

Berikut 24 tim yang berlaga di FIFA  WORLD CUP BRASIL 2014 beserta jadwal pertandingan.


Tim Yang Berlaga




Jadwal Pertandingan



PAHA TEBAL BISA MEMPERPANJANG USIA?

Para peneliti di Oxford University mengatakan bahwa beberapa kilo tambahan lemak di pinggul, bokong, dan paha bisa membuat kita tetap sehat. Pertambahan lemak di daerah tersebut akan mampu melindungi tubuh terhadap diabetes dan penyakit jantung. Tetapi harus bisa dijaga agar pertambahan itu jangan sampai menyebar ke sekitar pinggang dan perut, karena justru akan mengakibatkan masalah kesehatan. Konstantinos Manolopoulos, salah satu dari tiga ilmuwan di belakang penelitian yang telah diterbitkan dalam International Journal of Obesity itu mengatakan "Lemak sekitar pinggul dan paha masih  baik untuk kesehatan, tapi di sekitar perut atau pinggang akan membawa efek yang buruk."

Menurut mereka meskipun lemak di sekitar paha dan bokong bisa menyebabkan lebih sulit bergerak, tetapi hal itu dapat melepaskan hormon-hormon yang bermanfaat melindungi arteri dan membantu pengendalian gula darah. Sebaliknya jika timbunan lemak berada di sekitar pinggang atau perut akan cenderung melepaskan asam lemak berbahaya ke dalam tubuh, selain itu lemak perut juga akan mengeluarkan molekul yang disebut sitokin yang memicu peradangan dan bisa meningkatkan resiko diabetes dan penyakit jantung.


Penelitian lain yang diterbitkan dalam edisi British Medical Journal, juga mengungkapkan bahwa lingkar paha dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan kematian dini. Berdasarkan studi terhadap sekitar  2.800 pria dan wanita dengan usia rata-rata sekitar 50, ditemukan bahwa risiko penyakit jantung lebih besar  dua kali lipat untuk yang memiliki lingkar paha kurang dari 55 cm (22 inci). Sedangkan dengan ukuran paha antara 55 dan 60 cm (22 dan 24 inci) masih memiliki efek perlindungan terhadap penyakit jantung.

Jika melihat hasil penelitian tersebut, berarti semakin banyak lemak di sekitar paha,bokong atau pinggul masih lebih baik, asalkan perut dan pinggang dijaga tetap langsing. Artinya bentuk 'buah pir' jauh lebih baik daripada menjadi 'apel gemuk’. "Sayangnya, siapkah kita membuat paha berlemak dan tebal sementara perut langsing?



Blog Archive